Thai Tea menjadi salah satu minuman yang paling identik dengan Thailand di mata dunia.
Minuman berwarna oranye cerah dengan teh manis creamy dan es ini terlihat sederhana, tetapi sebenarnya mencerminkan budaya street food Thailand, budaya café, dan perpaduan pengaruh dari berbagai wilayah Asia.
Bagaimana Thai Tea Menjadi Terkenal
Budaya minum teh di Thailand banyak dipengaruhi komunitas Tionghoa yang telah bermigrasi ke Siam selama ratusan tahun.
Kemudian teh dengan susu dan gula berkembang bersama budaya milk tea di berbagai negara Asia.
Thai Tea modern akhirnya berkembang menjadi Thai-style tea dengan rasa, warna, aroma, dan cara penyajian yang berbeda dari tradisi teh Tiongkok atau Asia Selatan.
Mengapa Thai Tea Terlihat Berbeda
Salah satu alasan Thai Tea begitu mudah dikenali adalah warna oranyenya yang cerah, aroma teh yang kuat, dan rasa creamy manis.
Thai Tea tradisional biasanya dibuat dari teh hitam atau teh Ceylon yang dicampur rempah atau flavoring sebelum ditambahkan susu kental manis dan es.
Bagi banyak orang Thailand, rasa manis dan creamy adalah bagian penting dari pengalaman minum Thai Tea, terutama di cuaca panas Thailand.
Thai Tea biasanya memiliki rasa teh yang lebih kuat dibanding banyak milk tea.
Susu kental menciptakan rasa khas Thai Tea.
Thai Tea sangat dekat dengan kios jalanan dan café lokal.
Thai Tea dan Kedai Kopi Tradisional
Thai Tea sangat terkait dengan budaya “ran kafae boran” atau kedai kopi tradisional Thailand.
Tempat-tempat ini selama puluhan tahun menggabungkan teh, kopi, susu kental, budaya sarapan, dan tradisi makanan Thai-Tionghoa.
Saat ini Thai Tea juga hadir dalam bubble tea, dessert, ice cream, dan café modern, tetapi banyak wisatawan merasa versi kios jalanan tetap memberikan suasana Thailand yang paling kuat.
Bagi banyak orang, rasa Thai Tea langsung mengingatkan pada cuaca panas, street food, dan kehidupan sehari-hari di Thailand.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memesan
Thai Tea tradisional biasanya jauh lebih manis dibanding minuman teh di banyak negara lain.
Banyak toko dapat mengurangi tingkat kemanisan jika diminta.
Beberapa toko lebih menonjolkan aroma teh, sementara yang lain lebih fokus pada rasa susu.
Versi café modern juga bisa terasa sangat berbeda dibanding Thai Tea gaya kios jalanan tradisional.

