Jika ada satu makanan Thailand yang langsung diingat orang di seluruh dunia saat mendengar Thailand, itu sering kali adalah Tom Yum Goong.
Lebih dari sekadar sup pedas, Tom Yum menggabungkan rasa asam, pedas, asin, aroma herbal, dan kesegaran seafood dalam satu mangkuk yang sangat mencerminkan budaya kuliner Thailand.
Mengapa Tom Yum Berbeda
Hal pertama yang membuat Tom Yum langsung berbeda adalah aromanya.
Sebelum mencicipi, banyak orang langsung mencium aroma serai, daun jeruk purut, lengkuas, dan cabai.
Berbeda dari banyak sup Barat yang menggunakan butter atau cream untuk rasa kaya, Tom Yum membangun rasa melalui herbal segar, air jeruk nipis, fish sauce, dan kuah kaldu.
Kesegaran tajam ini menjadi salah satu ciri utama masakan Thailand.
Kuah Bening vs Creamy
Kata “Goong” berarti udang, yang menjadi versi Tom Yum paling terkenal di dunia.
Namun di Thailand juga ada Tom Yum seafood, ikan, ayam, kuah bening, dan versi creamy.
Tom Yum kuah bening dianggap sebagai gaya yang lebih tradisional dengan rasa herbal yang lebih ringan dan tajam.
Versi creamy lebih dikenal secara internasional karena menggunakan chili paste dan susu atau cream sehingga kuahnya lebih kaya dan berwarna oranye.
Serai, lengkuas, dan daun jeruk purut menjadi inti rasa Tom Yum.
Tom Yum menyeimbangkan rasa pedas, asam, asin, dan aroma herbal.
Rasa Tom Yum muncul di instant noodles dan snacks di seluruh dunia.
Peran Herbal Thailand
Tom Yum mencerminkan budaya makanan wilayah sungai Thailand tengah yang kaya akan herbal segar dan seafood.
Versi Tom Yum dengan udang sungai besar sangat terkenal di tempat seperti Ayutthaya dan restoran seafood.
Banyak wisatawan terkejut mengetahui bahwa beberapa herbal di dalam sup sebenarnya tidak dimakan langsung.
Lengkuas, serai, dan daun jeruk purut terutama digunakan untuk memberi aroma pada kuah.
Bagi banyak wisatawan, Tom Yum menjadi “first taste of Thailand” yang tidak terlupakan.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memesan
Restoran lokal di Thailand sering membuat Tom Yum jauh lebih pedas dan asam dibanding versi luar negeri.
Wisatawan yang tidak tahan pedas sebaiknya meminta “mai phet” sebelum memesan.
Tom Yum biasanya paling nikmat dimakan bersama nasi putih, terutama saat rasanya sangat kuat.
Walaupun sudah terkenal di seluruh dunia, Tom Yum tetap menjadi everyday food bagi banyak keluarga Thailand dan restoran seafood.

